Tips Belanja di Tanah Suci

Tips Belanja di Tanah Suci

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Sudah menjadi kebiasaan sebagian besar jamaah umroh dan haji Indonesia untuk belanja ole-ole ketika berada di tanah suci Mekah maupun Madinah. Kebiasaan ini sering dimanfaatkan oleh pedagang di tanah suci maupun di Jeddah untuk menjual barang barang yang paling sering di beli oleh jamaah haji Indonesia dengan menawarkan harga yang relatip mahal, kadang sampai lebih dari 2 kali lipat dari harga sebenarnya. Kata kata “haji…bagus….murah” adalah kata kata yang sering diucapkan oleh pedagang di tanah suci ketika ada jamaah lewat didepan tokonya.

umroh afi prima -  Tips belanja di tanah suci -umroh dan haji info
umroh afi prima – Tips belanja di tanah suci -umroh dan haji info
umroh afi prima -  Tips belanja di tanah suci mekah madinah-umroh dan haji info
umroh afi prima – Tips belanja di tanah suci mekah madinah-umroh dan haji info

Dalam proses tawar menawar harga barang, jamaah umroh dan haji perlu kepiawaian dalam menawar, dengan memanfaatkan kondisi pedagang yang membutuhkan pembeli agar barang dagangannya laku. Para pedagang di tanah suci selalu menyediakan kalkulator yang juga bisa dimanfaatkan untuk menulis angka penawaran. Kalau hendak belanja pada musim haji, lebih baik satu dua hari setelah selesai melontar jumroh dan thawaf ifadah, saat itu pedagang umumnya mulai menurunkan harga barangnya, karena jamaah haji sebagai pembeli sudah mulai meninggalkan kota suci. Semakin mendekati waktu pulang ketanah air, harga barang di tanah suci semakin murah.

Agar jamaah umroh dan haji dapat membeli barang yang bagus, tidak palsu dan harga yang pantas, berikut beberapa Tips Belanja di Tanah Suci :

  • Sebelum berbelanja, ingatlah bahwa niat datang ke tanah suci tujuan utamanya adalah beribadah umroh dan haji memenuhi kewajiban agama. Selagi berada di tanah suci, dan mungkin tidak punya kesempatan lagi untuk datang ke tanah suci, maka gunakanlah waktu sebanyak banyaknya untuk beribadah kepada Allah SWT.
  • Jangan terburu buru belanja ketika baru sampai di kota suci Mekah maupun Madinah. Tahan keinginan untuk belanja sampai waktu akan pulang ke tanah air Indonesia. Selain akan mendapatkan harga yang lebih murah, juga dapat mencegah kehabisan bekal uang yang dibutuhkan selama berada di tanah suci sampai kembali ke rumah di kampung halaman. Jamaah haji reguler, biasanya hanya mendapat makan dari penyelenggara selama 15 hari saja, sedang 25 hari lainnya harus membeli dan atau memasak sendiri
  • Meskipun banyak pedagang yang menerima pembayaran dengan uang rupiah dan dolar, namun berbelanja dengan menggunakan uang reyal setempat akan lebih nyaman. Jamaah umroh dan haji dapat menukar uang rupiah dengan reyal Saudi di tanah air maupun di jasa tempat penukaran uang money changer yang banyak terdapat hampir setiap ruas jalan di Madinah maupun di mekkah, terutama di dekat masjidil Harom dan masjid Nabawi
  • Sebelum membeli, bandingkan dulu harga dibeberapa toko yang menjual barang yang sama, tanyakan kepada sesama jamaah umroh dan haji yang mungkin sudah membeli barang yang diperlukan, sebagai pembanding.
  • Apabila akan membeli barang yang dibutuhkan sehari hari selama tinggal di tanah suci, belilah di super market yang sudah tertera harga pastinya, sehingga tidak perlu proses tawar menawar. Didekat masjidil harom dan masjid Nabawi, ada beberapa supermarket.
  • Barang barang mewah yang dijual di mall, plaza, dan di toko toko, seperti arloji, perhiasan dan lain lain, meskipun sudah ada label harganya, umumnya masih ditawar. Jangan sungkan untuk menawar mulai dari dibawah 50% dari harga yang ditawarkan, kemudian naikkan sedikit sedikit.
  • Di Madinah kualitas kurma dan emas umumnya lebih baik daripada di Mekkah, dan harganya lebih murah. Jamaah haji yang akan membeli kurma atau emas, juga bisa menawar agar mendapatkan harga termurah. Untuk pembelian perhiasan emas, jangan lupa minta nota atau kwitansi pembelianya.
  • Mekkah dan Madinah adalah tanah suci, yang suci adalah tanahnya, manusianya, penduduknya, pedagangnya, bermacam – macam sifatnya. Beberapa pedagang di tanah suci juga ada yang menjual barang barang palsu, terutama barang elektronik, handphone, arloji, bahkan tasbih kayu koka, maupun potongan kain kiswah. Hati hati jangan tertipu membeli barang palsu, harga murah atau mahal, bukan jaminan barang yang ditawarkan tidak palsu, teliti dengan seksama barang barang yang akan dibeli.
  • Hati hati penipuan dengan modus yang dilakukan oleh beberapa mukimin yang kadang menipu dengan menawarkan jasa membelikan hewan korban atau dam, bahkan kadang mengajak jamaah umroh dan haji ke pasar hewan dan melihat hewan disembelih untuk lebih meyakinkan. Ada juga penipuan dengan modus menawarkan jasa untuk mengawal jamaah umroh dan haji untuk dapat mencium hajar aswad. Biasanya mereka bekerja berkelompok 3 sampai 5 orang, dengan meminta imbalan beberapa ratus reyal.
  • Banyak barang yang dijual di tanah suci harganya seringkali justru lebih mahal jika dibandingkan dengan harga di tanah air Indonesia. Barang yang asli Arab Saudi hanya beberapa jenis saja, antara lain kurma, mushaf al Qur’an, sedang barang lainnya umumnya adalah barang import yang kebanyakan dari negara China, bahkan ada barang yang di import dari Indonesia, seperti tasbih, pakaian, songkok haji, dan lain lain.
  • Batasan bagasi yang diperbolehkan dibawa oleh jamaah umroh dan haji hendaknya menjadi pertimbangan sebelum memutuskan belanja barang-barang. Seorang penumpang hanya diperbolehkan membawa koper bagasi maksimal 32 kg, dan yang bisa dibawa ke dalam kabin hanya satu tas tenteng satu tas cangklong. Jika kelebihan maka akan dikenakan tambahan biaya yang tidak sedikit atau terpaksa ada barang yang ditinggalkan, bahkan pada jam sibuk petugas di airport akan membuang kelebihan barang bawaan jamaah umroh dan haji.
  • Jangan berbelanja kurma di kebun kurma (saat City Tour) karena harganya mahal bila dibandingkan dengan sekelas supermarket Bin Dawood sekalipun. Harga kurma dengan berbagai kwalitas yang murah dijual di pasar kurma dates market dekat dengan masjid Nabawi Madinah. Di pasar kurma Madinah juga menjual berbagai produk hasil olahan kurma, bubuk kurma, berbagai jenis kacang, buah tiin, rumput fatimah, dan lain lain.
  • .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.