Thawaf dalam umroh dan haji

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Selain berihram, dalam pelaksanaan umroh dan haji, juga wajib melaksanakan Thawaf dalam umroh dan haji (طواف ) yaitu mengelilingi Ka’bah (Ka’bah berada disebelah kiri), di mulai dari arah sejajar sudut Hajar Aswad sebanyak tujuh kali.

informasi umrohdanhaji.info tawaf di baitullah

informasi umrohdanhaji.info tawaf di baitullah


Macam-macam Thawaf dalam umroh dan haji sebagai berikut:

  1. Tawaf Qudum ialah tawaf sunat sebagai penghormatan pada Baitullah (tahiyat), bagi orang yang melaksanakan haji ifrad atau haji qiran, sedangkan bagi haji tamattu’ ketika pertama kali memasuki kota Mekkah langsung melakukan tawaf umrah.
  2. Tawaf umrah adalah rukun umrah, orang yang telah melakukan tawaf umrah berarti dia telah melakukan tawaf qudum karena didalamnya telah mencakup makna tawaf qudum.
  3. Tawaf Ifadah ialah tawaf rukun haji apabila di tinggalkan tidak sah hajinya. adapun waktunya sesudah Wukuf di Arafah sedangkan awal waktunya setelah lewat tengah malam tanggal 10 Julhijah.
  4. Tawaf Wada ialah tawaf pamitan yang wajib dilakukan seseorang yang akan meninggalkan kota Mekkah dan Tawaf Wada tersebut tidak disertai dengan sa’i.
  5. Tawaf Sunnah ialah tawaf yang dilakukan setiap masuk masjidil Haram tanpa pakaian ihram dan bukan dalam rangka haji.<
  6. /ol>

    Adapun syarat-syarat Thawaf dalam umroh dan haji adalah :

    1. Suci daripada Hadath.
    2. Suci badan/pakaian/tempat tawaf daripada najis.
    3. Menutup aurat.
    4. Bermula pada sudut Al-Hajarul Aswad dan berniat Tawaf.
    5. Menjadikan Baitullah di sebelah kiri dan berjalan ke hadapan. (berlawanan dengan arah jarum jam jika dilihat dari atas)
    6. Berjalan bertujuan Tawaf, bukan bertujuan lain.
    7. Berjalan/berlari lari kecil 7 kali putaran dengan yakin.
    8. Dilakukan dalam Masjidil Haram dan di luar dari Hijir Ismail/Syazarwan.

    Ada beberapa sunah-sunah Thawaf dalam umroh dan haji diantaranya :

    1. Berjalan kaki.
    2. Berittiba’ bagi Tawaf diiringi dengan Sa’i (Lelaki)
    3. Berlari-lari anak bagi Tawaf yang diiringi dengan Sa’ie (Lelaki)
    4. Istilam Hajarul Aswad dan Mengucupnya/Istilam Rukun Yamani dan tidak Mengucupnya.
    5. Membaca Dzikir dan Doa.
    6. Berturut-turut 7 kali keliling.
    7. Tawaf dengan Khusyuk/Tawadhuk.
    8. Sholat Sunat Tawaf.

    Sebaiknya jika tawaf dilakukan dengan cara :

    Ketika akan masuk Masjidi Al-Haram dengan mendahulukan kaki kanan
    sambil membaca doa masuk masjid:

    اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

    (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu)

    Lalu Menuju ke Hajar Aswad, untuk memulai Thawaf. Pada setiap awal putaran (pertama s/d ketujuh), berdiri menghadap Hajar Aswad dengan seluruh badan atau miring (sebagian badan) atau menghadap muka saja sambil mengangkat tangan dan membaca

    بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ

    Bismillahi Wallahu-Akbar
    (Dengan menyebut nama ALLah dan Allah Mahabesar)

    Lalu mengusapnya dengan tangan kanan dan menciumnya. Jika tidak
    memungkinkan untuk menciumnya, maka cukup dengan mengusapnya, lalu
    mencium tangan yang mengusap hajar Aswad. Jika tidak memungkinkan
    untuk mengusapnya, maka cukup dengan memberi isyarat kepadanya dengan tangan, namun tidak mencium tangan yang memberi isyarat.

    Pada saat berjalan bacalah do’a, setidaknya membaca :

    رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
    وَاَدْ خِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُيَا غَفَّارُيَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

    Robbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanatan wa fil-aakhirti hasanatan wa
    qinaa ‘adzaaban-naar. Wa-adkhilnal-jannata ma’al-abroor, yaa ‘aziiz
    yaa ghoffaar yaa robbal-‘aalamiin.

    “Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di
    akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka”. “Dan masukkanlah
    kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam”.

    dan membaca :

    سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة الا با لله العلي العظيم

    Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar
    Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘adzim.

    Maha Suci Allah dan Segala Puji bagi Allah dan tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.

    Allah Maha Pemurah lagi maha penyayang, Maha Mendengar lagi Maha mengetahui, Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, Yang Maha Kuasa , Yang Maha Pengampun, Yang Memiliki segala Keagungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.