Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Karena umumnya jamaah haji dari Indonesia melaksanakan dengan cara haji tamattu‘, maka hampir semua jamaah haji Indonesia wajib membayar denda/ DAM setara dengan satu ekor kambing. Beberapa jamaah umroh dan haji kadang ada yang patungan sepuluh orang untuk membeli satu ekor onta.

Beberapa jamaah umroh dan haji banyak juga yang mengetahui tempat penjualan dan pemotongan Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah, di daerah Jabbal Nur sebelah timur Kota Makkah. Biasanya jamaah berombongan dengan menaiki bus, ke Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah membeli kambing, sapi, atau onta untuk dijadikan pembayaran dam. Harga kambing di Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah tersebut berkisar antara 350 hingga 500 riyal, sedangkan harga onta 4.000-5.500 riyal, biasanya sudah termasuk biaya pemotongan

di Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah Pemotongan untuk Dam haji, ada yang dilakukan sebelum pelaksanaan wukuf, sedangkan pemotongan untuk qurban, saat Hari Raya Qurban 10 Dzul Hijjah dan hari-hari tasyriq 11,12, dan 13 Dzul Hijjah.

Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah adalah tanah lapang yang luasnya sekitar 5.000 meter persegi. Pekerja di tempat ini hampir semuanya berkulit hitam. Tukang jagal/pemotong hewan semua berseragam merah menyala hingga sorbannya dengan tujuan agar pakaian atau sorban yang terkena percikan darah tidak terlihat kotor.

Selain di Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah, Bank Ar Rajhi, memberikan layanan khusus pembayaran dam. Ar Rajhi mematok harga 400 riyal untuk seekor kambing atau domba. Harga tersebut termasuk biaya pemotongan, serta pendistribusian. Selain di kantor Bank yang bersangkutan, loket pembelian bisa ditemukan di Mina.

umroh afi prima -  Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah - tempat penyembelihan hewan di Mina -umroh dan haji info

umroh afi prima – Pasar Hewan Kaqiyah di Mekkah – tempat penyembelihan hewan di Mina -umroh dan haji info


Pemerintah Mekkah di Arab Saudi menggunakan teknologi modern dan canggih di Mina dengan anggaran sebesar 56 juta riyal atau setar dengan Rp143 miliar, untuk proses pasca penyembelihan hewan untuk qurban dan untuk membayar dam. Namun meskipun menggunakan peralatan canggih, tetap dilakukan sesuai dengan syariat Islam, termasuk ketika menyembelih, tetap dilakukan secara manual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.