Pakaian Ihram Umroh dan Haji

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Pakaian Ihram Umroh dan Haji ialah pakaian yang dipakai oleh jamaah sebelum
berniat untuk melaksanakan ibadah umroh dan haji. Berihram artinya telah memulai rangkaian ibadah umroh atau haji.

informasi umrohdanhaji.info cara memakai ihram

informasi umrohdanhaji.info cara memakai ihram

informasi umrohdanhaji.info cara memakai ihram

informasi umrohdanhaji.info cara memakai ihram

informasi umrohdanhaji.info cara memakai ihram


informasi umrohdanhaji.info cara memakai ihram

Ketika memakai ihram, perlu diperhatikan ketentuan ketentuan dalam berihram :

  1. Pakaian Ihram Umroh dan Haji bagi pria memakai dua helai kain yang tidak berjahit, satu diselendangkan di bahu dan satu disarungkan menutupi pusar sampai dengan lutut. Tidak boleh memakai baju, celana atau kain biasa, dan pakaian dalam.
  2. Diperbolehkan memakai ikat pinggang, jam tangan dan alas kaki yang tidak menutup mata kaki.
  3. Ketika shalat, sunnahnya diselendangkan di atas kedua bahu hingga dada, sehingga kedua pundaknya tertutup. Sedang Pada waktu melaksanakan tawaf, di sunnahkan memakai kain Ihram dikenakan dengan cara idtiba’, yaitu dengan membuka bahu sebelah kanan dengan membiarkan bahu sebelah kiri tertutup kain Ihram.
  4. Pakaian Ihram Umroh dan Haji bagi wanita adalah pakaian yang menutup seluruh tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan (seperti pakaian ketika sholat). Namun wanita masih diizinkan menggunakan baju warna apa pun, baik putih, kuning, merah, atau hijau dan dari bahan apa pun. Warna pakaian ihram disunnahkan putih

Sunnah sebelum berihram :

  1. mandi,
  2. memakai minyak wangi,
  3. menyisir rambut
  4. memotong kuku.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa ada
seseorang yang berkata pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا يَلْبَسُ الْمُحْرِمُ مِنَ الثِّيَابِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « لاَ يَلْبَسُ الْقُمُصَ وَلاَ الْعَمَائِمَ وَلاَ السَّرَاوِيلاَتِ وَلاَ الْبَرَانِسَ وَلاَ الْخِفَافَ ، إِلاَّ أَحَدٌ لاَ يَجِدُ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ ،

وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ ، وَلاَ تَلْبَسُوا مِنَ الثِّيَابِ شَيْئًا مَسَّهُ الزَّعْفَرَانُ أَوْ وَرْسٌ »

“Wahai Rasulullah, bagaimanakah pakaian yang seharusnya dikenakan oleh orang yang sedang berihram (haji atau umrah,)?”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak boleh mengenakan kemeja, sorban, celana panjang kopiah dan sepatu, kecuali bagi yang tidak mendapatkan sandal, maka dia boleh mengenakan sepatu. Hendaknya dia potong sepatunya tersebut hingga di bawah kedua mata kakinya.

Hendaknya dia tidak memakai pakaian yang diberi za’faran dan wars
(sejenis wewangian, -pen).” (HR. Bukhari no. 1542)

Dalam riwayat Bukhari disebutkan,

وَلاَ تَنْتَقِبِ الْمَرْأَةُ الْمُحْرِمَةُ وَلاَ تَلْبَسِ الْقُفَّازَيْنِ

“Hendaknya wanita yang sedang berihram tidak mengenakan cadar dan
sarung tangan.” (HR. Bukhari no. 1838).

Larangan Ihram :

  1. Larangan yang khusus bagi laki-laki: mengenakan pakaian al makhith
    yang membentuk lekuk tubuh dan berjahit, maksudnya seperti kemeja,
    kaos dalam, celana dalam, celana pendek maupun celana panjang. Juga
    laki-laki dilarang menutup kepala dengan topi dan pecis saat berihram.
  2. Larangan yang khusus bagi perempuan: terlarang memakai penutup wajah kecuali jika ada laki-laki bukan mahram, ia sengaja menutupi khimarnya tidaklah masalah. Begitu pula wanita dilarang mengenakan sarung tangan.
  3. Bagi kedua-duanya dilarang : memakai wangi-wangian kecuali yang
    dipakai sebelum berihram,
  4. memotong kuku
  5. mencukur atau mencabut bulu badan,
  6. berburu atau menggangu/membunuh binatang dengan cara
    apapun,
  7. Nikah, menikahkan atau meminang wanita untuk dinikahi,
  8. bercumbu atau bersetubuh (rafas),
  9. mencaci atau bertengkar
  10. mengucap kata-kata kotor (fusuq atau jidal)
  11. memotong pepohonan di tanah haram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.