Masjid Quba

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Masjid Quba di Sekitar Madinah merupakan masjid yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah saw. tanggal 8 Rabiul Awal pada tahun 1 Hijriyah (622 Masehi) di Quba ketika beliau sampai disana dalam perjalanan hijrah dari tanah suci Makkah, sekitar 5 km sebelah tenggara sebelum memasuki kota Madinah al Munawaroh.

umroh afi prima -  masjid quba - sekitar madinah -umroh dan haji info

umroh afi prima – masjid quba – sekitar madinah -umroh dan haji info

Ketika Rasulullah SAW berhijrah dari Makkah ke Madinah, Sayyidina ‘Ammar Radhiyallahulanhu mengusulkan untuk membangun tempat berteduh bagi sang Nabi di kampung Quba yang tadinya hanya terdiri atas hamparan kebun kurma.

Rasulullah SAW beserta kaum muslimin, para sahabat ansor dan muhajirin, ikut secara langsung dalam pendirian masjid Quba ini, mulai dari mengangkat batu dan bahan yang diperlukan, sampai memasangnya. Tiang masjid Quba menggunakan batang pohon kurma, beratap datar dari pelepah, dan daun korma yang dicampur dengan tanah liat. Di tengah-tengah ruang terbuka dalam masjid yang kemudian biasa disebut sahn terdapat sebuah sumur tempat wudhu. Disekitar Masjid Quba, banyak terdapat kebun kurma yang bisanya dikunjungi jamaah umroh dan haji. Buah kurma juga banyak dijual di dates market pasar kurma yang dekat dengan masjid Nabawi Madinah.

Meskipun sangat sederhana, masjid Quba masjid yang tertua di dunia ini dianggap sebagai contoh bentuk dari pada masjid-masjid yang didirikan orang di kemudian hari. Bangunan yang sangat bersahaja itu sudah memenuhi syarat-syarat yang perlu untuk pendirian masjid. Ia sudah mempunyai suatu ruang yang persegi empat dan berdinding di sekelilingnya.

Mengutip buku berjudul Sejarah Madinah Munawarah yang ditulis Dr Muhamad Ilyas Abdul Ghani, masjid Quba ini telah direnovasi dan diperluas menjadi sekitar 5.035 meter persegi pada masa Raja Fahd ibn Abdul Aziz pada 1986. Renovasi dan peluasan ini menelan biaya sebesar 90 juta riyal yang membuat masjid Quba ini memiliki daya tampung hingga 20 ribu jamaah

Saat ini masjid Quba yang menjadi salah satu tempat ziarah jamaah umroh dan haji, memiliki 19 pintu dengan 3 pintu utama tempat masuk para jamaah ke dalam masjid. Dua pintu diperuntukkan untuk masuk para jamaah laki-laki sedangkan satu pintu lainnya sebagai pintu masuk jamaah perempuan. Diseberang ruang utama mesjid, terdapat ruangan yang dijadikan tempat belajar mengajar.

Masjid Quba memiliki keutamaan sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an dan Hadist

لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَنْ يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ

“….Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (Mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih” (QS At Taubah: 108)

“Ketika pembangunan Masjid ini selesai, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam mengimami shalat selama 20 hari. Semasa hidupnya, lelaki yang dijuluki Al-Amin ini selalu pergi ke Masjid Quba setiap hari Sabtu, Senin dan Kamis. Setelah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam wafat, para sahabat menziarahi masjid ini dan melakukan salat di sana.”( HR. Bukhari no. 1117 , HR. Muslim no. 2478)

Shalat di masjid Quba memiliki keutamaan. Menurut Hadits Nabi saw yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif radhiyallahu ‘anhum, ia pernah mendengar Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: “Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah”.( HR. Tirmizi no. 298. Ibnu Majah no. 1401)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

  1. Pingback: informasi umroh dan haji

  2. Pingback: informasi umroh dan haji

  3. Pingback: informasi umroh dan haji