Masjid Namirah di Arafah Mekkah

Masjid Namirah di Arafah Mekkah

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Masjid Namirah di Arafah Mekkah adalah masjid yang terletak di perbatasan antara Tanah Suci Mekkah/ Al-Haram dan Arafah, karena saat ini sebagian bangunan masjid ini berada di kawasan area Arafah, dan sebagian lain berada di luar area Arafah. Pada perbatasan itu diberikan tanda informasi berupa tulisan besar dan pengumuman tentang perbatasannya agar jamaah haji tetap wukuf di dalam area Arafah.

umroh afi prima - masjid-namirah-di-arafah - informasi umroh dan haji
umroh afi prima – masjid-namirah-di-arafah – informasi umroh dan haji
umroh afi prima - masjid-namirah-di arafah - informasi umroh dan haji
umroh afi prima – masjid-namirah-di arafah – informasi umroh dan haji

Masjid Namirah di Arafah Mekkah menurut sejarahnya, dibangun pada pertengahan abad kedua Hijriah oleh penguasa Abbasiyah, di lembah wadi Uranah yang merupakan batas area Arafah. Dinamakan Masjid Namirah karena letaknya berdekatan dengan bukit kecil yang berada di sebelah barat Masjid. Bukit ini bernama bukit Namirah.

Di lembah wadi Uranah, tempat bangunan Masjid Namirah berdiri, Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam, menyampaikan khobah dan shalat bersama kaum musilmin pada hari Arafah, waktu menjalankan ibadah hajinya yang terakhir, yang dikenal dengan sebutan haji wada’

Setelah perluasan, Masjid Namirah di Arafah Mekkah ini terbagi dua, yang sebelah muka masjid tidak termasuk are Arafah dan yang sebelah belakang masjid termasuk bagian dari area Arafah. Sebagian dari masjid Namirah yang mengarah ke timur terletak di wadi ‘Uranah. Tempat ini tidak termasuk Arafah dan Rasulallah saw melarang berwukuf di tempat itu, sesuai dengan sabda Rasulallah saw saat melakukan ibadah haji wada’ ”Aku berwukuf di sini, dan Arafat seluruhnya tempat wukuf, kecuali wadi ’Uranah”.

Masjid Namirah di Arafah Mekkah juga dikenal dengan sebutan Masjid Nabi Ibrahim dan Masjid Arafah. Masjid ini sekarang sangat luas, berukuran kurang lebih 110.000 m2, memiliki 64 pintu masuk, 6 menara, dan bisa memuat sekitar 350 ribu orang untuk solat didalamnya.

Masjid Namirah di Arafah Mekkah ini hanya pada dibuka setahun sekali, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijah, saat jamaah haji melaksanakan wukuf di arafah. Jamaah umroh dan haji yang ziarah ke Masjid Namirah pada tanggal selain 9 Dzulhijah, hanya bisa melihat dari luar bangunan masjid.

Pada saat waktu wukuf, khotbah wukuf di Masjid Namirah di Arafah Mekkah, disampaikan oleh Mufti Saudia Arabia, dilanjutkan dengan dzikir dan do’a. Di Arafah termasuk di Masjid ini pada waktu wukuf, dianjurkan bagi jamaah haji untuk melakukan sholat Dhuhur dan Ashar jama’ dan qashar dua rakat – dua rakat dengan satu azan dan dua kali iqamah, sesuai dengan yang telah dilakukan Rasulallah saw saat beliau berwukuf di Arafah melakukan haji Wada’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.