Beribadah di Hijir Ismail

Beribadah di Hijir Ismail

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Hijr Ismail di masjidil harom, merupakan bagian dari baitullah, tempat yang multazam untuk berdo’a, Tempat ini sama mulianya dengan di dalam Ka’bah, Hijir Ismail adalah salah satu tempat dimakbulkannya sebuah do’a. Adapun Beribadah di Hijir Ismail hukumnya Sunnah.

Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Siti Aisyah ingin sekali memasuki Ka’bah dan beribadah di dalamnya, lalu Rasulullah SAW memerintahkan Beribadah di Hijir Ismail saja dan tidak ke dalam Ka’bah, sebab shalat/ Beribadah di Hijir Ismail sama dengan di dalam Ka’bah.

umroh afi prima - beribadah di hijr-ismail baitullah - umroh dan haji-info
umroh afi prima – beribadah di hijr-ismail baitullah – umroh dan haji-info

Hijr Ismail terletak disebelah utara Ka’bah/ baitullah, dilingkari oleh tembok lebar (Al-Hathimu), berbentuk setengah lingkaran, yang konon menurut salah satu riwayat, Hijir adalah tempat dimana Nabi Ibrahim as mengajak istrinya Hajar dan putranya Ismail as, bernaung dari panas matahari.

Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail telah membangun Ka’bah/ baitullah secara sempurna termasuk di dalamnya Hijir ini. Setelah Beberapa generasi, dinding Ka’bah sempat roboh akibat bekas kebakaran dan banjir yang menerjangnya.

Pada tahun 606 M, sebelum Rasulullah lahir, kaum Quraisy merobohkan sisa dinding Ka’bah lalu memperbaikinya kembali. Namun karena kekurangan dana yang halal untuk menyempurnakan pembangunan sesuai pondasi yang dibangun Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, mereka sepakat untuk mengeluarkan bagian bangunan Hijir dan sebagai gantinya mereka membangun dinding pagar, sebagai tanda bahwa hijr termasuk bagian dalam Ka’bah/ baitullah.

Hal ini dilakukan karena mereka telah memberikan syarat pada diri mereka sendiri untuk tidak akan menggunakan dana untuk pembangunan Ka’bah kecuali dari dana yang halal. Mereka tidak menerima biaya dari hasil pelacuran, tidak juga jual beli riba dan tidak juga dana dari menzalimi seseorang.

Hal ini dikuatkan melalui Hadits Rasulallah saw. Siti Aisyah ra. pernah bertanya kepada rasulullah saw. mengenai dinding hijir ismail.Apakah ia bagian dari rukun suci ini? Nabi menjawab: “betul”. Kemudian Aisyah bertanya lagi: Mengapa mereka tidak memasukkan sekalian sisanya ke kabah? Nabi menjawab:”sebab kaummu kekurangan dana.” (H.R. Nasa’i)

Di dalam Hijir Ismail ini setiap saat dipenuhi hamba-hamba Allah, termasuk jamaah umroh dan haji, untuk Beribadah di Hijir Ismail, melakukan shalat, berdoa, berdzikir dan sebagainya. Setiap menjelang akan adzan sholat fardu, jamaah yang masih ada di dalam Hijr, diminta untuk segera keluar oleh laskar yang berjaga disana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.