Bekal Untuk Umroh-Haji

Bekal Untuk Umroh-Haji

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Jamaah umroh dan haji sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah dan Madinah perlu melakukan persiapan Bekal Untuk Umroh-Haji, dan sebaik-baik bekal adalah taqwa “fainna khoiroz zaadit taqwaa” (maka sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa). Sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an surat An-Nisa`ayat 131 “Sungguh telah Kami wasiatkan kepada ahlul kitab sebelum kalian dan kepada kalian (yaitu wasiat) untuk kalian bertaqwa kepada Allah“. Taqwa kepada Allah (yang hakiki) adalah melaksanakan segala yang Allah wajibkan dan meninggalkan segala yang Allah haramkan.

umroh afi prima - bekal umroh-haji - umroh dan haji info
umroh afi prima – bekal umroh-haji – umroh dan haji info

Jamaah umroh dan haji juga perlu memiliki bekal ilmu manasik umroh dan haji. Imam bin Abdul Aziz berkata : “Barang siapa beramal tanpa ilmu, maka yang rusak lebih banyak daripada yang benar.” Untuk menjaga agar dapat menjalankan ibadah umroh dan haji dengan benar, diwajibkan bagi kita untuk membekali dengan ilmu, khususnya tentang tata cara manasik ibadah umroh dan haji. Wajib atas setiap muslim untuk bertafaqquh (mendalami dan memahami) ilmu agama, sehingga bisa melaksanakan ketaatan kepada Allah dan meninggalkan larangan-larangan Allah, termasuk ketika menjalankan ibadah umroh dan haji

Jamaah umroh dan haji juga perlu menyiapkan dokumen dokumen perjalanan yang diperlukan sesuai dengan peraturan di Indonesia dan peraturan di Arab Saudi, berupa pasport dan visa umroh-haji serta surat keterangan lain seperti surat vaksinasi dan surat muhrim bagi jamaah perempuan yang berangkat sendiri. Dokumen dokumen itu menjadi syarat administrasi dan sangat diperlukan bagi jamaah umroh dan haji selama perjalanan. Siapkan photo copy dokumen dokumen tersebut beserta pass photo seperti yang tertera dalam pasport, agar jika dokumen tersebut hilang tidak kesulitan untuk membuatkan dokumen penggantinya.

Jamaah umroh dan haji juga perlu menyiapkan Bekal Untuk Umroh-Haji berupa perlengkapan yang diperlukan, antara lain :

  • Buku buku do’a dzikir dan buku manasik
  • Pakaian untuk ihram (cukup satu stel)
  • Pakaian sehari hari yang longgar dan berbahan tidak tipis sekaligus bisa dipakai untuk sholat (cukup 2 atau 3 stel, agar bawaan tidak berat)
  • Alas kaki (lebih baik sandal yang ringan)
  • Songkok bagi pria atau kerudung Jilbab bagi perempuan
  • Jaket atau baju hangat jika diketahui ditanah suci sedang musim dingin, yang mungkin juga bermafaat untuk dipakai saat di dalam pesawat yang suhu udaranya cukup dingin.
  • Obat obatan yang biasanya cocok, balsem, peralatan kerokan bagi yang biasa kerokan
  • Perlengkapan mandi (sabun mandi yang cocok dan sabun hijau yang tidak berparfum, sikat gigi, odol, handuk, dll)
  • Perlengkapan komunikasi telepon genggam, bisa menggunakan kartu Indonesia, atau kartu Arab Saudi yang banyak dijual di tanah suci, Charger, kabel colokan, power bank
  • Dana yang mungkin diperlukan dalam bentuk Rupiah atau Real Saudi atau Dollar US. Bawalah beberapa pecahan uang 1 real Saudi, yang diperlukan untuk memberi tips bagi porter pengangkut barang, sopir bis, cleaning service hotel, dan shodaqoh kepada pengemis. Di Mekah maupun Madinah banyak tempat jasa penukaran uang atau money changer, (kalau untuk konsumsi, akomodasi dan transporatsi paket selama di tanah suci, sudah ditanggung oleh pihak travel/ penyelenggara
  • Perlengkapan pendukung, seperti sajadah, kacamata, kamera, cream wajah/kulit, alat cukur, tali, ikat pinggang, masker, spidol dan ballpoint, dll

Barang barang yang dibutuhkan selama dalam perjalanan, masukkan dalam tas tenteng, agar bisa mudah jika perlu dipergunakan. Sebaiknya barang bawaan Bekal Untuk Umroh-Haji ketika berangkat sesedikit mungkin, seperlunya saja, tidak terlalu berat, jatah yang bisa dimasukkan dalam bagasi pesawat hanya 1 buah koper baju dengan berat maksimal 25 kg. Untuk menghindari kehilangan, demi keamanan dan kelancaran perjalanan, lebih baik :

  • jangan membawa perhiasan,
  • jangan membawa uang terlalu banyak,
  • jangan membawa KTP atau surat surat selain dokumen yang diperlukan untuk perjalanan umroh – haji (Passport, Visa, surat Vaksinasi, dan surat keterangan muhrim bagi jamaah perempuan yang berangkat sendiri)
  • jangan membawa senjata tajam maupun senjata api atau benda berbahaya lainnya
  • jangan membawa benda cair
  • jangan membawa benda yang mudah meledak
  • Jangan membawa obat obatan terlarang
  • Jangan membawa benda, alat, visual pornografi
  • jangan membawa barang titipan yang tidak diketahui benar isinya

BACA JUGA PERSIAPAN BERANGKAT UMROH-HAJI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.