Arafah Tempat Wukuf

Arafah Tempat Wukuf

UMROH AFI PRIMA, Amanah Fadzila. Arafah Tempat Wukuf adalah daerah terbuka dan luasnya sekitar 1200 hektar, dikelilingi bukit berbatuan setengah lingkaran. Letaknya sekitar 25 km sebelah timur luar kota suci umat Islam Mekkah al-Mukarommah, dan tidak berpenghuni. Diluar waktu wukuf, Arafah hanyalah hamparan tanah lapang terbuka yang tidak boleh dihuni, banyak juga jamaah umroh dan haji yang ziarah ke jabal rochmah di Arafah diluar waktu wukuf.

arafah tempat wukuf haji
arafah tempat wukuf haji

Arafah Tempat Wukuf bisa juga disebut Arafat dalam bentuk plural. Arafah diambil dari kata ‘arafa ya’rifu artinya mengenal atau mengetahui. Dinamakan Arafah karena di tempat itu manusia saling mengenal satu sama lain. Arafah Tempat Wukuf merupakan Masy’aril haram atau tempat syiar suci. Arafah sendiri tidak termasuk tanah haram atau tanah suci seperti Makkah.

Di padang pasir ini terdapat sebuah bukit batu yang dikenal dengan nama Jabal Rahmah. Di atas bukit batu ini terdapat tugu putih.
Menurut riwayat, dibangun untuk mengenang peristiwa pertemuan yang sangat mengharukan antara kedua nenek moyang manusia, Nabi Adam dan Siti Hawa setelah turun daru surga dan dipisahkan oleh Allah SWT selama 200 tahun.

Ada juga yang meriwatkan bahwa Jibril as datang kepada nabi Ibrahim as mengenalkan kepadanya tempat tempat ibadah. lalu Jibril bekata kepadanya, “Apakah kamu telah mengenalnya ?”. Ibrahim as menjawab, “Ya aku telah mengenalnya”

Di sini pula tempat turun wahyu Allah SWT yang terakhir kepada Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 3 “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu”.

Arafah Tempat Wukuf merupakan tempat yang sangat penting dalam perjalanan ibadah Haji. Disanalah para jamaah haji berkumpul untuk melaksanakan wukuf pada tanggal 9 Dzulhijjah dari tergelincirnya matahari sampai terbenamnya. Sholat Mahgrib dan isya’ dijama’ qashar atau disatukan dengan satu azan dan 2 kali iqamat, kemudian berangkat menuju Muzdalifah untuk mabit disana, sebelum melontar jumroh dan mabit di Mina.

Rasulullah saw bersabda: “Haji itu ialah di Arafah dan setiap bagian tanah Arafah ialah sah untuk wukuf”. Wukuf merupakan salah satu rukun haji, tanpa melaksanakan wukuf di Arafah hajinya tidak sah.

Menurut riwayat dari Jabir ra bahwasanya Nabi saw berkhutbah di hadapan manusia yang sedang melakukan haji bersama sama beliau. Khutbah beliau itu sangat poluler dan dinamakan Khutbatul Wada’.

Untuk kenyamanan beribadah, oleh pemerintah Arab Saudi Arafah saat ini sudah dilengkapi dengan infra struktur canggih dengan jalan lebar beraspal dan ditumbuhi pohon-pohon rindang. Di bagian tengah lokasi ini terdapat tiang-tiang air setinggi tiang listrik yang di puncaknya terdapat spuyer-spuyer kecil yang dapat menyemburkan uap air halus, agar jamaah haji yang sedang wukuf tudak terlalu kepanasan. Baca juga Tips ketika wukuf di Arafah

Di Arafah juga ada lembah yang disebut dengan lembah ’Uranah (wadi ’Uranah), lembah ini menjadi batas antara Arafah Tempat Wukuf dengan luar Arafah. Tempat berdirinya masjid Namirah, sebuah bangunan masjid yang luasnya sekitar 11 hektar, dan hanya dibuka tanggal 9 dzulhijah saja saat waktu wukuf.

Menurut hikayat, masjid Namirah ini merupakan salah satu saksi pertama kali Rasulullah melaksanakan ibadah haji. Pada 9 Dzulhijah, ketika Rasulullah melaksanakan haji dalam perjalanannya dari Mina menuju Arafah, ia sempat menghentikan ontanya dan istirahat disana. Masjid itu dibangun oleh salah seorang khalifah dari Dinasti Abbasiyah sekitar abad kedua Hijriyah.

Comments are closed.